header_v9.png

MOTTO PTUN Banjarmasin : MANTAP (Mandiri, Adil, Netral, Transparan, Akuntabel, Profesional) - PTUN Banjarmasin Siap Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan Kepada Masyarakat

Berita Terkini & Pengumuman

Written by PTUN Banjarmasin on .

Written by PTUN Banjarmasin on . Hits: 153

PERINGATAN HARI IBU YANG KE-97 TAHUN 2025


Banjarmasin, 17 Desember 2025

Momentum bulan Desember 2025 menjadi sangat spesial bagi kaum perempuan di Kota Seribu Sungai. Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, sebuah tonggak sejarah yang menandai hampir satu abad pergerakan perempuan di Indonesia, Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin menyelenggarakan Seminar Kesehatan Mental Ibu yang bertempat di Ballroom Hotel Fugo Banjarmasin.

Hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap peran perempuan, Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin, Ibu Firstadian Miftahuzanna Isvandiar, S.H., M.Kn., mewakili lembaga untuk bersinergi langsung dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Peringatan Hari Ibu ke-97 di tahun 2025 ini bukan sekadar perayaan seremonial. Sejarah mencatat bahwa Hari Ibu adalah momentum kebangkitan perempuan Indonesia untuk bersatu dan berdaya. Dalam semangat tersebut, seminar ini diadakan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para ibu yang tak lelah menjadi tiang negara. Menjaga kesehatan mental ibu di usia peringatan yang hampir mencapai satu abad ini dianggap sebagai langkah krusial agar perempuan tetap relevan dan tangguh menghadapi tantangan zaman modern.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Ibu Hj. Neli Listriani, S.Far., Apt., dalam sambutannya melalui surat nomor 205/Skr/PKK.Kota/XII/2025, menegaskan kembali esensi acara ini:

"Kesehatan mental seorang ibu adalah pondasi utama kesehatan keluarga. Di usia Hari Ibu yang ke-97 ini, kita ingin memastikan tidak ada ibu yang berjuang sendirian dalam menjaga kewarasan dan kebahagiaannya."

Senada dengan hal tersebut, Walikota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, menyampaikan bahwa peran perempuan sangat strategis. Beliau menegaskan bahwa untuk menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan kontribusi aktif perempuan yang sehat secara fisik maupun psikis.

Acara dilanjutkan dengan seminar inspiratif bertajuk "Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045". Materi ini memberikan suntikan motivasi bagi seluruh peserta, termasuk Ibu Firstadian Miftahuzanna Isvandiar, bahwa profesi di bidang hukum maupun domestik sama-sama membutuhkan ketahanan mental yang kuat.

Kehadiran PTUN Banjarmasin dalam agenda ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antar-instansi sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan di Kalimantan Selatan.(PTIP/Mrk)

ZON 1

ZON 1

ZON 1

Add comment


Security code
Refresh